Beranda Nasional Poros Muda Sriwijaya & KPU RI Perkuat Sinergi, Dorong Partisipasi Publik Kawal Demokrasi yang Berintegritas
Nasional

Poros Muda Sriwijaya & KPU RI Perkuat Sinergi, Dorong Partisipasi Publik Kawal Demokrasi yang Berintegritas

Jakarta, (Naskah Rakyat) –
Menurunnya partisipasi pemilih di sejumlah daerah menjadi alarm bagi masa depan demokrasi Indonesia. Fenomena democratic fatigue atau kelelahan demokrasi, disertai lemahnya pendidikan politik di akar rumput, kini menjadi tantangan nyata bagi penyelenggaraan pemilu yang partisipatif dan berintegritas.

Menjawab kondisi tersebut, Poros Muda Sriwijaya bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia menggagas forum bertajuk Sosialisasi, Sinergitas, dan Kolaborasi Hubungan Antar Lembaga dengan Organisasi Masyarakat dengan tema, Peran Masyarakat Sipil dan Organisasi Kepemudaan dalam Pelaksanaan Pemilu.

Forum ini menjadi ruang strategis bagi pemuda dan masyarakat sipil untuk memperkuat kolaborasi, mengedukasi publik, dan memperdalam literasi politik menuju demokrasi yang lebih substantif.

Ketua Bidang Kajian Strategis Poros Muda Sriwijaya, Pebra Alvika, S.E., M.E, menegaskan bahwa partisipasi pemuda bukan sekadar hadir di bilik suara, tetapi harus menjadi motor penggerak dalam pengawasan dan pendidikan politik masyarakat.

“Demokrasi tidak akan hidup tanpa keterlibatan aktif masyarakat, terutama generasi muda. Pemuda harus menjadi subjek yang mengawal jalannya demokrasi agar tetap jujur, adil, dan transparan,” tegasnya. Selasa (11/11/2012).

Pebra juga menyoroti pentingnya memperkuat sinergi antara KPU dan organisasi kepemudaan melalui program berkelanjutan yang tidak berhenti pada momentum pemilu semata.

“Poros Muda Sriwijaya siap menjadi mitra strategis KPU dalam membangun pendidikan politik yang substantif di tingkat akar rumput. Kolaborasi seperti ini harus terus dijaga agar partisipasi masyarakat berlanjut dalam pengawasan dan penyebaran nilai-nilai demokrasi,” tambahnya.

Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa demokrasi tidak hanya hidup di ruang formal kelembagaan, melainkan juga di ruang-ruang dialog publik yang terbuka dan partisipatif.

Melalui sinergi Poros Muda Sriwijaya dan KPU RI, lahir semangat baru dalam memperkuat fondasi demokrasi Indonesia yang inklusif, partisipatif, dan berintegritas tinggi.

Forum ini juga menjadi momentum memperkuat dialog lintas generasi dan lembaga bahwa demokrasi yang sehat bukan sekadar tentang berlangsungnya pemilu, tetapi tentang sejauh mana masyarakat dapat berpartisipasi secara bermakna dalam menentukan arah pembangunan politik nasional.

Dengan dukungan dan kolaborasi berkelanjutan antara lembaga negara dan masyarakat sipil, Poros Muda Sriwijaya dan KPU RI menegaskan komitmennya, menjaga demokrasi bukan tugas musiman, melainkan tanggung jawab bersama untuk masa depan bangsa. (Dom)

Sebelumnya

Upacara Hari Pahlawan: Empat Orang Terima Hadiah Umroh Gratis dari Wali Kota Linggau

Selanjutnya

NasDem Tegaskan Politik Tanpa Transaksi, Yoppy Karim: Kami Hadir untuk Rakyat, Bukan Karena Kepentingan

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Naskah Rakyat
Alaku
Alaku