Beranda Lubuk Linggau Konferensi PWI Kota Lubuk Linggau Jadi Momentum Konsolidasi, Wali Kota Dorong Musyawarah dan Kekompakan
Lubuk Linggau

Konferensi PWI Kota Lubuk Linggau Jadi Momentum Konsolidasi, Wali Kota Dorong Musyawarah dan Kekompakan

Lubuk Linggau, (Naskah Rakyat) – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Lubuk Linggau menggelar Konferensi PWI Kota Lubuk Linggau di Room Hotel Dewinda, Senin (15/12/2025). Kegiatan ini menjadi ajang penting konsolidasi organisasi sekaligus penentuan arah kepemimpinan PWI di tingkat kota.

Mengusung tema, Bangkit Bersatu, PWI Tangguh, konferensi tersebut diharapkan mampu memperkuat soliditas insan pers serta meningkatkan peran strategis wartawan dalam pembangunan daerah.

Plt Ketua PWI Kota Lubuk Linggau, Sri Prades, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Lubuk Linggau atas dukungan penuh terhadap terselenggaranya konferensi.

Ia menilai dukungan tersebut mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kemitraan yang sehat dengan insan pers.

“Alhamdulillah, saat audiensi kami diterima dengan baik oleh Pak Wali Kota. Ini menjadi bukti bahwa Pemerintah Kota Lubuk Linggau sangat terbuka dan mendukung keberadaan PWI,” ujar Sri Prades.

Ia juga menegaskan bahwa konferensi ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum penting untuk memperkuat persatuan, profesionalisme, dan integritas wartawan di Kota Lubuklinggau.

Sementara itu, perwakilan PWI Sumatera Selatan, Ishak Nasroni, menegaskan bahwa Konferensi PWI merupakan amanat Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT) PWI yang wajib dilaksanakan setiap tiga tahun sekali.

Dari 17 kabupaten/kota di Sumatera Selatan, sembilan daerah telah melaksanakan konferensi di bawah kepemimpinan Ketua PWI Sumsel saat ini.

“Hebatnya, dari sembilan daerah tersebut, tujuh kabupaten/kota berhasil melaksanakan konferensi secara aklamasi. Ini menunjukkan keberhasilan kepemimpinan PWI Sumsel dalam menjaga persatuan dan kekompakan organisasi,” jelas Ishak.

Ia berharap Konferensi PWI Kota Lubuk Linggau dapat ditempuh melalui jalur musyawarah mufakat demi menjaga stabilitas dan soliditas internal organisasi.

“Siapapun yang terpilih nanti, kami yakin akan mendapat dukungan dari Pemerintah Kota. Karena itu, mari kita laksanakan konferensi ini dengan semangat persaudaraan,” tambahnya.

Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat, dalam sambutannya menyampaikan bahwa audiensi antara pengurus PWI dan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam persiapan konferensi.

Dirinya mengungkapkan bahwa dari tiga orang yang mengambil berkas pencalonan Ketua PWI, dua kandidat telah mengembalikan berkas.

Pemerintah daerah, kata Wali Kota, berharap proses pemilihan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif. Ia juga mengimbau agar para kandidat mengedepankan musyawarah mufakat, bahkan tidak menutup kemungkinan pemilihan dilakukan secara aklamasi.

“Saya menitipkan pesan kepada para kandidat, utamakan persatuan. Jika bisa disepakati secara aklamasi, itu akan lebih baik demi menjaga kekompakan PWI,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Yoppi juga menegaskan bahwa wartawan memiliki perlindungan hukum yang jelas sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Ia menyesalkan adanya insiden intimidasi terhadap wartawan yang terjadi beberapa hari lalu di Kota Lubuk Linggau.

“Di Lubuk Linggau, kejadian seperti ini sebelumnya tidak pernah ada. Wartawan dilindungi undang-undang, dan saya berharap kejadian serupa tidak terulang kembali,” tegasnya. (Dom)

Sebelumnya

Doa dan Tahlil 40 Hari Ibunda, Firdaus Hasbullah Sampaikan Pesan Menyentuh tentang Bakti kepada Ibu

Selanjutnya

Membersihkan Kebun Sendiri, Dijebak Pasal: Dugaan Kriminalisasi Petani Sawit

admin
Penulis

admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Naskah Rakyat
Alaku
Alaku