PDIP Rejang Lebong Salurkan PIP untuk 400 Pelajar, Destiansyah: Pendidikan Anak Desa Harus Diperhatikan
Rejang Lebong, (Naskah Rakyat) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Rejang Lebong kembali menyalurkan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) kepada ratusan pelajar di wilayah Lembak, Jumat (29/5/2026).
Sebanyak lebih dari 400 siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA menerima bantuan pendidikan yang merupakan aspirasi anggota DPR RI My Esti Wijayati.
Penyaluran bantuan dipusatkan di kediaman Ketua DPC PDIP Rejang Lebong, Destiansyah, di kawasan Kelurahan Pasar PUT, Kecamatan Padang Ulak Tanding.
Para penerima bantuan berasal dari sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Binduriang, Sindang Beliti Ulu, Sindang Beliti Ilir, Kota Padang, dan Padang Ulak Tanding (PUT).
Dalam kegiatan tersebut turut hadir Sekretaris DPC PDIP Rejang Lebong Ngadiono, Bendahara Heri Aprianto, serta jajaran pengurus partai lainnya.
Ketua DPC PDIP Rejang Lebong, Destiansyah, mengatakan penyaluran PIP tersebut merupakan bentuk komitmen partai dalam mendukung pendidikan masyarakat, khususnya di daerah perdesaan.
“Hari ini kami kembali menyalurkan bantuan PIP dari Ibu My Esti Wijayati untuk masyarakat wilayah Lembak. Sebelumnya bantuan serupa juga telah kami salurkan di Sekretariat DPC PDIP Rejang Lebong,” ujar Destiansyah.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk kebutuhan pendidikan anak-anak, mulai dari perlengkapan sekolah hingga biaya penunjang belajar lainnya.
“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi siswa SD, SMP, maupun SMA. Gunakan sesuai kebutuhan sekolah agar anak-anak semakin semangat belajar,” katanya.
Destiansyah juga menyampaikan apresiasi kepada My Esti Wijayati yang disebut telah menyalurkan lebih dari 1.400 bantuan PIP untuk pelajar di Kabupaten Rejang Lebong.
Menurut dia, pemerataan pendidikan di daerah perdesaan perlu terus menjadi perhatian agar kualitas pendidikan tidak tertinggal dibandingkan wilayah perkotaan.
“Kami berharap program seperti ini terus dioptimalkan sehingga anak-anak di daerah perdesaan juga mendapatkan kesempatan pendidikan yang sama,” ucapnya.
Sementara itu, salah satu orang tua penerima bantuan, Peri (45), warga Belumai II, mengaku bersyukur atas bantuan yang diterimanya. Ia mengatakan dana tersebut akan digunakan untuk kebutuhan sekolah anaknya yang akan melanjutkan pendidikan dari SD ke SMP.
“Bantuan ini sangat membantu, terutama untuk membeli perlengkapan sekolah anak kami,” kata Peri. (Dom)












